1. Employment pass adalah jalur utama bagi banyak profesional
Profesional asing umumnya masuk melalui work pass yang dikelola dalam kerangka ketenagakerjaan Singapura. Jenis pass bergantung pada posisi, kualifikasi, gaji, dan kriteria lain, dan pemberi kerja biasanya terlibat dalam pengajuan. Aturan kelayakan diperbarui secara berkala. Tawaran kerja sebaiknya dinilai bersama kategori pass-nya, bukan dengan asumsi bahwa setiap kontrak profesional otomatis menghasilkan izin residensi.
2. Wirausaha menggunakan jalur yang berbeda
Pendiri dan pemilik bisnis tidak seharusnya menganggap mendirikan perusahaan Singapura otomatis memberi hak pribadi untuk tinggal di negara tersebut. Pass yang ditujukan kepada wirausaha dan struktur ketenagakerjaan memiliki tes kelayakan tersendiri. Pendirian perusahaan, status imigrasi, dan domisili pajak adalah tiga isu berbeda. Bisnis operasional nyata dengan substansi yang memadai sangat berbeda dari sekadar membuat entitas di atas kertas untuk mendukung rencana relokasi.
3. Anggota keluarga memerlukan status sendiri
Pasangan dan anak yang memenuhi syarat dari pemegang work pass tertentu mungkin dapat memperoleh dependent pass atau izin kunjungan jangka panjang, sesuai aturan terbaru. Hak mereka dapat berbeda dari pemegang pass utama, termasuk kemampuan untuk bekerja. Pasangan sebaiknya memastikan pilihan kedua belah pihak sebelum pindah daripada berasumsi karier pasangan yang lain akan terselesaikan sendiri setelah tiba.
4. Residensi permanen tidak otomatis
Residensi permanen Singapura dapat tersedia bagi beberapa kategori penduduk asing, tetapi persetujuannya bersifat diskresioner dan tidak seharusnya dianggap sebagai langkah berikut yang dijamin setelah jumlah tahun tertentu. Residensi permanen membawa stabilitas lebih besar sekaligus kewajiban tambahan. Siapa pun yang membuat rencana jangka panjang sebaiknya memisahkan kepastian work pass atau family pass saat ini dari kemungkinan memperoleh PR di kemudian hari.
5. Perumahan biasanya merupakan pengeluaran terbesar
Apartemen swasta berbeda tajam menurut lokasi, usia bangunan, dan kedekatan dengan stasiun MRT, sementara kelayakan untuk perumahan publik mengikuti aturan tersendiri. Pendatang baru sering menggunakan akomodasi sementara sambil mengenal lingkungan. Periksa perjalanan kerja saat jam sibuk dan pahami utilitas, biaya pemeliharaan, serta komisi agen yang berlaku. Rumah yang sedikit lebih kecil di dekat transportasi berguna dapat lebih praktis daripada unit lebih besar yang mengharuskan taksi setiap hari.
6. Layanan kesehatan sangat baik tetapi tetap harus dianggarkan
Singapura memiliki layanan kesehatan berkualitas tinggi, namun akses dan subsidi untuk warga asing berbeda dari warga negara. Asuransi pemberi kerja mungkin menanggung sebagian biaya tetapi belum tentu semua tanggungan atau kebutuhan rawat jalan. Tinjau polis sebenarnya dan pertimbangkan perlindungan tambahan bila sesuai. Orang yang pindah dengan kebutuhan medis berkelanjutan sebaiknya mengidentifikasi penyedia dan pengaturan obat sebelum tiba.
7. Transportasi membuat hidup tanpa mobil realistis
Jaringan MRT dan bus membuat mobil tidak diperlukan bagi sebagian besar penduduk, hal yang penting karena kepemilikan mobil pribadi sangat mahal. Saat memilih rumah, ukur kehidupan sehari-hari berdasarkan stasiun terdekat dan jumlah perpindahan menuju tempat kerja atau sekolah. Taksi dan ride-hailing mengisi celah dengan baik, tetapi mengandalkannya setiap hari akan mengubah anggaran bulanan.
8. Gunakan panduan pass resmi untuk setiap kepindahan
Ministry of Manpower dan Immigration & Checkpoints Authority Singapura menerbitkan informasi rinci tentang kelayakan dan pengajuan, dan aturannya dapat berubah. Status pengunjung tidak mengizinkan pekerjaan biasa. Pastikan pass spesifik serta pengaturan keluarga sebelum menandatangani sewa panjang atau memindahkan anak, dan rencanakan apa yang terjadi jika pekerjaan atau sponsor yang mendukung residensi berakhir.
Merencanakan perjalanan Anda?
Bandingkan pilihan penerbangan dan penawaran perjalanan dengan SY.com.
Cari penerbangan